Analisis Teknis Mingguan Andy – 10 Juni 2020

Oleh Andy Berendieiev, Analis Teknis dan Manajer Penjualan Institusional Juno Markets.

https://www.facebook.com/andriy.berendieiev.9

Di minggu pertama bulan Juni, pasar finansial global menunjukkan performa trading yang optimistis. Sebagian besar trader dan investor bertaruh pada aset berkeuntungan tinggi di tengah ekspektasi ekonomi dunia yang memulih setelah pandemi coronavirus. Nilai saham melonjak, indeks dolar AS menurun terhadap mata uang utama dan berisiko tinggi, sementara safe-havens dijual. Selain itu, momentum pasar dipercepat, menawarkan peluang yang menguntungkan bagi para trader dan investor yang aktif di pasar forex.


Di pasar ekuitas, NASDAQ Composite mengalami uptrend setelah situasi lockdown global membantu perusahaan teknologi memperoleh keuntungan dengan penerapan konsep remote working di seluruh dunia. Benchmark mencapai nilai 9.726,6 poin yang merupakan nilai tertinggi sepanjang masa (nilai close rate harian tertinggi tercatat pada tanggal 19 Februari) dan terus meningkat mencapai nilai 1.018,6 poin pada minggu ini.

Dari sudut pandang teknis, NASDAQ mengalami uptrend yang berkelanjutan dimana semua indikator teknis menunjukkan sentimen bullish. Grafik harian di bawah ini menunjukkan bahwa indikator Exponential Moving Average berperiode 21-hari bertindak sebagai kurva support terdekat, membatasi whipsaw bearish dan mencerminkan permintaan investor dalam strategi trading buy-lows. Indikator ADX dan DI memiliki surplus bullish yang melebar dengan momentum yang meningkat, memberikan banyak ruang untuk kondisi uptrend.


Satu-satunya hal yang menguatirkan bull yaitu osilator Stochastic RSI berada di wilayah overbought, yang menunjukkan bahwa reload diperlukan. Namun, indikator ini cukup sensitif dan cepat dalam merespon kepada perubahan harga jangka pendek, sehingga trader dapat mengabaikan situasi tersebut dan terus membeli ekuitas global beserta NASDAQ.

https://www.tradingview.com/x/5tB8yLHA/


Pasangan mata terpopuler di pasar FX — EUR/USD — menunjukkan beberapa performa teknis dengan potensi pola bullish reversal berjangka panjang. Pertama-tama, grafik harian di bawah ini menunjukkan banyak grafik low dan high dengan posisi yang lebih tinggi; terkenal sebagai persyaratan utama dalam mengidentifikasi trend naik.

Analisis grafis menunjukkan trend naik dengan support trendline yang menghubungkan close rate terendah harian dengan resistance trendline sebagai klon paralel. Price action terkini menunjukkan trend bullish dari garis resistance sebelumnya dan rebound ke nilai tersebut. Situasi dimana close rate di hari Selasa tidak melewati garis (hanya shadow di sisi bawah) mengonfirmasi bahwa trader Forex tertarik untuk membuka lebih banyak aksi beli untuk pasangan mata uang EUR/USD.


Simple moving average dengan periode 9 dan 13 hari mewakili kurva support jangka pendek ketika nilai tukar meningkat beberapa kali dalam beberapa waktu ini. Indikator trend MACD sepenuhnya bullish dimana histogram meningkat dengan grafik berwarna hijau bersama dengan peningkatan kedua garis. Kondisi overbought mungkin menjadi kekhawatiran utama para trader konservatif, terutama dalam hal trading berjangka pendek. Namun, uptrend merupakan situasi fundamental, sehingga para pelaku pasar tidak bisa hanya memperhatikan analisis teknis.

https://www.tradingview.com/x/taTp3mkc/

Mata uang berisiko tinggi mengungguli aset FX di tengah dorongan untuk investasi yang menguntungkan. Sterling, Aussie, Kiwi, Loonie berada dalam fase pemulihan teknis berjangka panjang, sementara beberapa grafik telah menyelesaikan pola bullish reversal. Mata uang pasar negara berkembang mengalami peningkatan nilai terhadap mata uang dolar AS ketika para trader menjual mata uang cadangan dunia dan berinvestasi di negara-negara berkembang. Peso Meksiko, Rand Afrika Selatan dan Rubel Rusia merupakan mata uang yang memimpin minggu lalu. Mata uang safe-haven seperti Yen Jepang melemah minggu lalu, terutama dalam cross rate terhadap aset yang disebutkan sebelumnya. Minggu ini, kita dapat mengamati bawah tanda rebound teknis pada pasangan mata yang USD/JPY.



Pada umumnya, satu-satunya observasi berbagai aset untuk melakukan trading pasar Forex yaitu pelebaran garis, yang menunjukkan volatilitas lebih tinggi dan trend kuat di akhir musim semi. Kondisi ini dapat berlanjut hingga musim panas untuk memperoleh keuntungan dalam melakukan trading FOREX. Juno Markets selalu siap membantu klien kami dengan cara memberikan berbagai informasi pasar terkini, sinyal trading, dan berbagai alat analisa trading lainnya. Anda dapat membuka akun live ataupun demo bersama kami. Silahkan hubungi tim dukungan kami untuk mengetahui lebih lanjut mengenai berbagai manfaat melakukan trading bersama Juno Markets.



Semoga Sukses!